Today: 24.Jun.2018
×

Warning

JUser: :_load: Unable to load user with ID: 42

Pameran Temporer Museum Etnobotani Indonesia

 

Bogor – Museum Etnobotani Indonesia (MEI) telah menggelar pameran temporer dengan Tema “Bogor – Buitenzorg: Kota Sumber Ilmu Pengetahuan Hayati Tropika Dunia”.

Pameran telah dilaksanakan pada tanggal 24 November 2015 sampai dengan 31 Mei 2016 dan berlokasi di Lantai 1 Museum. Tema pameran dilatarbelakangi oleh sejarah Bogor sebagai salah satu daerah yang menjadi cikal bakal lahirnya lembaga penelitian Ilmu Pengetahuan Alam yang ada di Indonesia, seperti Kebun Raya Bogor (KRB). KRB merupakan pionir dari terbentuknya beberapa lembaga dan institusi penelitian yang ada sekarang.

Kebun Raya Bogor dalam konteks sejarah merupakan induk dari lahirnya berbagai institusi yang ada di Indonesia. Seperti Pusat Penelitian Pertanian (padi, Holtikultura, Tumbuhan Rempah dan Obat), Pusat Penelitian Penyakit Hewan, Pusat Penelitian Perikanan Air Tawar, Pusat Penelitian Kehutanan, Pusat Penelitian Perkebunan, Pusat Penelitian Karet, Pusat Penelitian Tanah, Kampus IPB, Kampus SPP-SPMA/STPP (sekarang) dan termasuk Lembaga Biologi Nasional (sekarang Pusat Penelitian Biologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) yang membawahi Museum Zoologi Bogor dan Museum Etnobotani Indonesia (MEI).

Selain itu, Museum Etnobotani Indonesia (MEI) juga menyelenggarakan kegiatan workshop sehari tentang “Pemanfaatan Kenari dan Permainan Tradisional Anak-Anak” pada tanggal 08 Maret 2016.

Kegiatan workshop tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara  Pameran Temporer Museum dengan tema: “Bogor-Buitenzorg, Kota Sumber Ilmu Pengetahuan Hayati Tropika Dunia”, yang berlangsung dari tanggal 24 November 2015 sampai dengan akhir bulan Mei 2016 (free/gratis).

Workshop ini dihadiri oleh 54 orang siswa-siswi dari Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari daerah Kota dan Kabupaten Bogor, dengan tujuan memotivasi rasa cinta terhadap permainan tradisional dan mengenalkan pemanfaatan tumbuhan sebagai bahan permainan. Selain itu, bagi guru pendamping dapat mengingat kembali mengenai memori kolektif mengenai permainan tradisional semasa kecil dan menyebarluaskan kepada anak didik yang lainnya.

Pembukaan acara diresmikan oleh Dr. Ir. Witjaksono, M.Sc. selaku Kepala Pusat Penelitian Biologi-LIPI. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa Bogor memiliki peran strategis sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan sejak masa lalu. Diantaranya adalah Kebun Raya Bogor dan Pusat Penelitian Biologi yang memiliki sejarah panjang berkaitan dengan ilmu pengetahuan, terutama keanekaragama hayati. Menurut beliau, Museum Etnobotani Indonesia yang dikelola oleh Puslit Biologi-LIPI, terus berusaha melestarikan permainan tradisional dan pemanfaatan tumbuhannya secara lestari melalui artefak-artefak yang dikoleksi. Upaya pelestarian juga melalui pengembangan nilai-nilai budaya positif yang terkandung dalam permainan tradisional anak-anak dan juga mengkomunikasikan pesan nilai-nilai budaya tersebut kepada masyarakat, seperti workshop yang diadakan hari ini.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Mohamad  Zaini Alif S.Sn, M.Ds, dan Dra. Siti Sunarti. Untuk narasumber pertama dari komunitas HONG, komunitas ini digagas oleh beliau sendiri sejak tahun 2005. Dalam acara tersebut, Zaini juga mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh MEI dalam mengadakan program penyadartahuan kepada para siswa. Menurutnya, Museum Etnobotani Indonesia turut serta aktif dan ikut andil dalam menjembatani upaya mempertahankan atau menghidupkan kembali nilai-nilai positif dan kreatif yang terkandung dalam permainan tradisional khususnya bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Dalam paparannya mengenai “Transmisi Nilai-Nilai Kearifan  pada Mainan dan Permainan Tradisional Indonesia”. Menurutnya, dari 2.500 permainan tradisional nusantara yang sudah diketahui, 40% diantaranya sudah tergerus dan hilang. Beliau juga membanding dengan permainan tradisional yang ada di Jepang. Menurut beliau di Jepang ada sekitar 300 permainan tradisional dan ada 3 museum untuk mewadahi dan melestarikan permainan tradisional tersebut, sedangkan di Indonesia belum ada satupun museum khusus untuk melestarikan permainan tradisional tersebut.

Akhir paparan pertama, Zaini dan komunitas mengajak dan memperkenalkan aneka permainan tradisional dan membuat para peserta workshop senang, gembira dan mengetahui hal-hal yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya.

Narasumber kedua, Dra. Siti Sunarti menyampaikan paparannya mengenai  “Kenari dan Pemanfaatannya”. Sunarti yang juga peneliti taksonomi di Bidang Botani-Pusat Penelitian Biologi-LIPI, memaparkan tentang kenari dari aspek taksonomi, ekologi, dan pemanfaatan. Akhir pemeparan peserta diajak praktek mengenai pemanfaatan kenari dan dibantu oleh para perajin Kenari dari kota Bogor yaitu Pak Adjam dan rekan.

Narasumber kedua, Dra. Siti Sunarti menyampaikan paparannya mengenai  “Kenari dan Pemanfaatannya”. Sunarti yang juga peneliti taksonomi di Bidang Botani-Pusat Penelitian Biologi-LIPI, memaparkan tentang kenari dari aspek taksonomi, ekologi, dan pemanfaatan. Akhir pemeparan peserta diajak praktek mengenai pemanfaatan kenari dan dibantu oleh para perajin Kenari dari kota Bogor yaitu Pak Adjam dan rekan.

Narasumber kedua, Dra. Siti Sunarti menyampaikan paparannya mengenai  “Kenari dan Pemanfaatannya”. Sunarti yang juga peneliti taksonomi di Bidang Botani-Pusat Penelitian Biologi-LIPI, memaparkan tentang kenari dari aspek taksonomi, ekologi, dan pemanfaatan. Akhir pemeparan peserta diajak praktek mengenai pemanfaatan kenari dan dibantu oleh para perajin Kenari dari kota Bogor yaitu Pak Adjam dan rekan.

Sebagian foto-foto kegiatan dalam pameran dapat dilihat disini

 

 

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

  • Latest
  • Popular

Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia

Jl. Ir.H. Djuanda No. 22 Bogor 16122-Jawa Barat Indonesia

Telp. 0251-8387703

© 2018 by Munasain

Booking online

Jadwal kunjungan

 

 

Hari

Jam

Senin-Kamis

08.00-16.00

Jumat 

08.00-11.00

 

Istirahat

 

13.00-16.00

Sabtu & Minggu

09.00-14.00

Hari libur besar/Nasional

Tutup

 

Rombongan:

untuk rombongan yang akan berkunjung ke Munasain dapat melakukan pemesanan tempat melalui Booking online, no telepon atau melalui email.

+62 0251-8387703

email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Media Sosial

  This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

QR code

Live chat

Untuk membantu kami melayani Anda dengan lebih baik, berikan beberapa informasi sebelum memulai obrolan Anda.